Showing posts with label joke. Show all posts
Showing posts with label joke. Show all posts

Wednesday, January 7, 2009

Love




Tuesday, June 19, 2007

Dongeng Opo Maneh ( dongeng apa lagi)

Dongeng Opo Maneh.

Cinderella melirik sepatu kaca yang tinggal sebelah, setelah kekuatan sihir Sang Peri hilang kemarin malam semuanya hilang, baju pesta nan sexy, mahkota bertahtakan puluhan butir berlian, kereta kencana, kusir yang cakep cakep. Bahkan seperti diantisipasi sebelumnya Si Cindy(nama kerennya) secara diam diam melepas sebutir berlian dari mahkotanya untuk disembunyikan, ternyata pagi ini juga berubah menjadi sebutir kedelai, sh*t….sang peri seakan tahu akal busuknya…..weruh sadurunge winarah..’tahu sebelum terjadi’ begitu istilahnya menurut kepercayaan Kejawen yang belakangan ini didalami oleh Cindy.

Berdasarkan ilmu baru yang baru dipelajarinya itulah dia mencoba mendatangkan Sang Peri baik hati, setelah tapa mati geni 7 hari 7 malam, bertapa dengan berpantang menyalakan api untuk kepentingan apa pun – untung Cindy masih punya Microwave untuk dipakai, hingga bisa untuk menghangatkan masakan delivery…Pizza, Mc.D,etc. Diteruskan dengan tapa kalong selama 3 hari 3 malam, bertapa di atas pohon hanya dengan makan buah buahan, memang rumah pohon yang telah dibangun emang ga gitu asik tetapi mending ..lumayan comfy …setelah sofa Celini yang dipesen kemaren udah diantar terus juga abis dipasang AC 3/4 PK, lagipula maem buah buahan baik untuk dietnya saat ini, anggur Aussie, durian monthong, apel Fuji – Jepang, bagus juga untuk ngilangin lemak abis maem junkfood, TV diner juga seminggu berturut turut. Yang paling berat adalah di akhir ujiannya adalah tapa pendem selama 1 hari 1 malam, yaitu bertapa dengan dikubur dalam lumpur di mana leher ke bawah tidak boleh muncul ke permukaan, untunglah berkat kebaikan dari pemilik salon langganannya, Cin boleh memakai Spa – Mud semalaman dengan catatan kalo lumpurnya mengering dan tidak bisa lepas resiko ditanggung sendiri.

Memang kemunculan Sang Peri sungguh mengejutkan, karena tak dinyana untuk seorang Beginner yang mempelajari Kejawen dari buku “ Kejawen for Dummies” selama seminggu telah bisa memperoleh hasil seperti itu. Bagaikan seorang yang baru pegang PC sudah bisa menghack sitenya E-Gold, bukan BCA lho…soalnya kalo yang ini emang gampang meskipun udah pake key segala macem. Yang paling asik saat pesta dansa tadi malem di mana banyak kali peserta sudah On, maklum yang punya gawe khan pangeran sendiri, jadi para polisi (pamong praja) maupun intel (punakawan) samasekali tutup mata (as usual kalo angpao dari empunya diskotik lancar), setelah menyuap MC dari event organizer yang lagi naik daun itu, akhirnya Cind punya kesempatan untuk mendekati Sang Pangeran. Dalam waktu sempit itu ia sempat menggunakan sumpit..eh menggunakan ajian Pengasih Ratu Bojong, seperti tercantum dalam buku manual, chapter ke 13.( karena takut lupa udah bikin kerepekan di punggung tangan, untung dari kejauhan tampak seperti tatto India ..kaya punya Madonna itu lho). Weleh tahunya si Pangeran ngikut terus ama dia, ga tau karena ajiannya berhasil atau mungkin karena baju pesta yang didesain ama Si Peri terlalu sexy, dengan potongan leher yang rendah, dengan kain elastis yang ketat serta tipis, menampakkan …..(tidak bisa didescribe lebih lanjut dengan pertimbangan akan disensor abis nantinya, untuk yg pengin tahu lebih lanjut gimana jelasnya silahkan hubungi pengarang)

Anyway…… pesta semalam sukses pol, tapi celakanya pagi ini Cindy tidak inget jelas apa yang terjadi setelah Sang Pangeran mengajaknya disko Asereje. Apa mungkin….Bloody Mary yang diminumnya kemaren telah dikasi obat ama Si Pangeran waktu dia ke belakang. Ah.. positive thinking aja….paling paling juga khasiat sihir Sang Peri abis dan ia tersedot kembali muncul di atas ranjangnya.

Telepon yang anda tuju sedang di luar jangkauan, Cobalah beberapa saat lagi. Sudah beberapa kalo no HP Si Pangeran dicoba utk dihubungi tetapi selalu saja tidak berhasil. Memang kok istana gitu gedhe kok ga dipasangin repeater biar signal HP kuat, di dalam Mall aja bisa. Pokoknya ntar kalo udah jadi permaisuri pasti itu yang gua beresin dulu, janji Cindy dalam hati, kalo ga bakal berabe….anak anak pada ga bisa cari gua ngerumpi dong…….

Mojoville, Mei 03

Tuesday, June 5, 2007

PIGs

Pigs

A farmer had five female pigs and, as times were tough, he had determined to take them to the county fair and sell them. While at the fair he met another farmer who owned five male pigs.

After talking a bit, they decided to mate the pigs and split everything 50/50. Now the farmers lived sixty miles away from one another, so they each agreed to drive thirty miles and find a field in which to mate their pigs. The first morning, the farmer with the female pigs got up at 5 a.m., loaded the pigs into the family station wagon (which was the only vehicle they had) and drove the thirty miles.

While the pigs were mating, he asked the other farmer, "How will I know if they are pregnant?" The other farmer replied, "If they're in the grass grazing in the morning, then they're pregnant, but if they're rolling in the mud, then they're not."

The next morning they were rolling in the mud, so he hosed them off, called the other farmer, loaded them again into the family station wagon and proceeded to try again. The following morning, in the mud again! And the next morning, MUD again!

This continued all week until the farmer was so tired that he couldn't get out of bed. He called to his wife, "Honey, please look outside and tell me if the pigs are in the mud or in the field grazing." The wife looked out the window and then yelled back. "Neither. They're in the station wagon and one of them is honking the horn."